Tumbuh Positif, Sektor UMKM Jadi Penggerak Utama Ekonomi Pekanbaru di Usia 242 Tahun

Selasa, 23 Juni 2026

PEKANBARU - Peringatan Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru tidak hanya menjadi ajang refleksi perjalanan sejarah daerah, tetapi juga momentum untuk melihat perkembangan ekonomi yang terus bergerak maju. Berbagai sektor usaha menunjukkan pertumbuhan  positif mulai dari perdagangan, jasa, hingga industri kreatif yang semakin berkembang di tengah masyarakat.

Sebagai ibu kota Provinsi Riau, Pekanbaru telah menjelma menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatera. Aktivitas perdagangan yang dinamis serta meningkatnya jumlah pelaku usaha menjadi indikator kuat bahwa roda perekonomian kota terus berputar dan memberikan dampak bagi kesejahteraan masyarakat.

Pertumbuhan tersebut turut dirasakan oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang kini semakin berperan dalam menggerakkan ekonomi lokal. Kehadiran UMKM di berbagai sektor tidak hanya memperluas kesempatan usaha, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.

CEO Asia Small Business Federation (ASBF) Regional Riau, Alfa Nonie, menilai perkembangan ekonomi kreatif dan UMKM di Pekanbaru menunjukkan tren yang menggembirakan. Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang berani memulai usaha dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

"Di usia Kota Pekanbaru yang ke-242 tahun, perkembangan ekonomi kreatif dan UMKM menunjukkan pertumbuhan yang cukup positif. Saat ini semakin banyak anak muda dan masyarakat yang berani memulai usaha, baik di bidang kuliner, fesyen, kerajinan, maupun industri kreatif lainnya," ujar Alfa Nonie di Pekanbaru, Selasa (23/06/2026).

Dijelaskan, tumbuhnya semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda menjadi modal penting bagi Pekanbaru untuk meningkatkan daya saing daerah. Kreativitas yang terus berkembang dinilai mampu menciptakan produk-produk unggulan yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Selain itu, Alfa menilai dukungan berbagai pihak turut berkontribusi terhadap kemajuan UMKM. Kehadiran pemerintah, komunitas usaha, hingga pemanfaatan teknologi digital telah membuka peluang yang lebih besar bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar.

"Dukungan dari pemerintah, komunitas, serta kemudahan akses promosi melalui media digital juga menjadi faktor yang membantu UMKM berkembang lebih luas," jelasnya.

Diungkapkan, perkembangan UMKM tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan pelaku usaha. Lebih dari itu, sektor ini menjadi suatu bukti penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

"Hal ini tidak hanya membuka lapangan pekerjaan. Tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," ungkapnya.

Ke depan, Alfa berharap Pekanbaru terus memperkuat posisinya sebagai kota yang ramah bagi pelaku usaha dan ekonomi kreatif. Ia menilai keberlanjutan program pembinaan serta kemudahan akses permodalan akan menjadi faktor penting dalam memperkuat daya saing UMKM.

"Saya berharap kedepan Pekanbaru dapat terus menjadi kota yang ramah bagi pelaku usaha dan ekonomi kreatif. Dengan menghadirkan lebih banyak program pendampingan, pelatihan, serta akses permodalan agar UMKM semakin maju, berdaya saing dan mampu menjadi salah satu penggerak utama perekonomian Kota Pekanbaru," tuturnya.

"Selamat Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-242. Semoga Pekanbaru semakin maju, sejahtera, dan menjadi kota yang membanggakan bagi seluruh masyarakatnya," lanjutnya.

Optimis terhadap perkembangan ekonomi Pekanbaru juga dirasakan langsung oleh para pelaku usaha kecil di lapangan. Salah satunya Pedagang Kaki Lima (PKL) Sate, Ajo Dapal, yang mengaku mengalami peningkatan penjualan selama rangkaian perayaan Hari Jadi Kota Pekanbaru berlangsung.

Ajo menerangkan, tingginya antusiasme masyarakat yang mengikuti berbagai kegiatan peringatan HUT Pekanbaru membawa dampak positif bagi para pedagang. Keramaian pengunjung membuat dagangannya laris dan memberikan tambahan penghasilan yang cukup signifikan.

"Alhamdulillah, membawa berkah. Selama rangkaian HUT Pekanbaru ini dagangan sate yang saya jual laris manis. Semoga ke depan kegiatan seperti ini terus ada dan Pekanbaru semakin ramah bagi pedagang seperti kami," pungkasnya.