pilihan +INDEKS
Tiga Kabupaten di Riau Usulkan Dana Hibah Rehabilitasi dan Rekonstruksi 2025
PEKANBARU – Setelah beberapa tahun tanpa pengajuan, tiga kabupaten di Riau akhirnya mengusulkan permohonan dana hibah Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) untuk tahun 2025.
Dalam rapat koordinasi antara Pemerintah Provinsi Riau dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Gedung Daerah, terungkap bahwa Kuantan Singingi, Pelalawan, dan Rokan Hulu menjadi tiga kabupaten pertama yang mengajukan permohonan tersebut.
Saat ini, seluruh proposal tengah menjalani proses verifikasi dan review, dengan Kuantan Singingi sudah memasuki tahap verifikasi lanjutan.
Kepala BNPB, Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., dalam kunjungan kerjanya di hadapan Gubernur Riau serta para bupati dan wali kota se-Riau, menegaskan pentingnya keseriusan daerah dalam mengakses dana hibah ini.
"Anggaran sudah disiapkan pemerintah pusat. Tinggal bagaimana daerah bergerak cepat, melengkapi syarat administrasi, dan mengajukan permohonan. Jangan sampai peluang ini terbuang," tegas Suharyanto, Senin (28/4/2025).
Ia mengingatkan bahwa dana hibah RR tidak hanya difokuskan untuk pembangunan kembali infrastruktur fisik, melainkan juga untuk mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak bencana.
"Kami mendorong agar daerah segera menuntaskan administrasi. Dengan begitu, dana bisa cepat dicairkan dan masyarakat terdampak bisa segera merasakan manfaatnya," tambahnya.
Dalam proses pengajuan hibah, daerah diwajibkan melengkapi sejumlah dokumen penting, seperti surat usulan dari kepala daerah, surat rekomendasi gubernur, hasil telaahan APBD provinsi, surat keputusan status tanggap darurat, rekapitulasi kegiatan, serta narasi proposal dan lampiran dokumen pendukung lainnya.
Pemerintah pusat berharap, dengan aktifnya daerah mengajukan hibah, rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Riau dapat berlangsung lebih cepat, terarah, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Dana hibah RR ini direncanakan akan digunakan untuk membiayai pemulihan infrastruktur vital, memperkuat layanan publik, serta mempercepat rehabilitasi sosial-ekonomi masyarakat di kawasan terdampak bencana.
Berita Lainnya +INDEKS
Update Karhutla Riau: Lahan Terbakar Capai 18.770 Hektar
PEKANBARU - Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran.
Pemprov Riau Dorong Kolaborasi Akuntansi dan AI untuk Tata Kelola Pemerintahan
PEKANBARU — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mendorong penguatan ko.
Kelembagaan Jadi Akses Petani Terima Program Pengembangan SDM Perkebunan
PEKANBARU - Pelatihan bagi petani dalam rangka program pengembangan SDM per.
Satgas Karhutla Riau Gempur Titik Api Meski Terdampak Asap Kiriman
PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Pekanbaru.
Pengurusan Sertfikat Halal Dipermudah, BPJPH Siapkan Layanan Konsultasi di Riau
PEKANBARU - Kemudahan akses layanan menjadi salah satu faktor penting dalam.
Riau Dorong Perdagangan Karbon Jadi Peluang Baru Perkuat Fiskal Daerah
PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau mulai memperkuat strategi pemban.




.jpg)


