pilihan +INDEKS
Yuk Intip Kerajinan Tangan dari SMKN 3 Pekanbaru di Roadshow Bus KPK 2023
PEKANBARU, reportaseaktual.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berkolaborasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar acara Roadshow Bus KPK di halaman Kantor Gubernur, 24-27 September 2023. Berbagai stan umkm, pemerintah daerah, dan sekolah yang menujukkan hasil dari kerajinan tangan disajikan pada acara ini.
Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Pekanbaru, ikut berkontribusi menampilkan sejumlah kerajinan tangan, kudapan, pakaian, hingga aksesoris lainnya.
“Kita dari SMKN 3 Pekanbaru menampilkan berbagai kerajinan tangan seperti makanan, tas, panci, gelas custom, baju juga ada, bando, aroma terapi,” ucap Guru Pariwisata SMKN 3 Pekanbaru, Dewi kepada Media Center Riau, Selasa (26/09/2023).

Dewi menjelaskan, siswa SMKN 3 memang dilatih setiap harinya dalam bidang keterampilan. Sehingga memang sudah seharusnya anak didik tersebut mampu membuat kerajinan tangan.
“Alhamdulillah kami di sekolah selain memberikan materi pelajaran umum, kami juga setiap hari melatih kemampuan dari anak-anak. Semua yang ditampilkan ini dibuat oleh setiap perwakilan jurusan. Ada yang dibuat oleh anak tata boga, jurusan busana, hingga anak multimedia kami mampu membuat gelas kustom ini,” jelasnya.
Diungkapkan, sudah banyak bazar yang di ikuti oleh siswa SMKN 3 Pekanbaru. Pihak sekolah pun sangat mendukung kegiatan-kegiatan serupa. Ia berharap ke depannya event seperti ini terus diadakan karena bisa memberikan peluang bagi anak sekolah.
"Harapan kami sebagai guru kegiatan bazar seperti ini semoga terus bisa dilaksanakan, sehingga hasil karya dari anak kami bisa kami tampilkan. Dengan begitu, siswa kami lebih giat lagi memproduksi hal-hal barunya,” harapnya.
Sementara itu, Ririn pelajar jurusan Perhotelan dari SMKN 3 Pekanbaru menerangkan, untuk harga jual prodak di tenat ini beragam. Kategori makanan di bandrol dari harga Rp5 ribu. Sedangkan pakaian dan aksesoris mulai Rp4 ribu hingga Rp300 ribu.
“Ini aksesoris kita jual mulai 4 ribu bang, tote bag Rp25 ribu, gelas custom ini Rp50 ribu saja. Kalau pakaian itu Rp300 ribu. Untuk makanan seperti risol mayo itu harganya 5 ribu, keripiknya Rp10 ribuan. Rata-rata kita menjual masih dengan harga yang bisa dijangkau,” pungkasnya.
(Mediacenter Riau/bib)
Berita Lainnya +INDEKS
Sulap Lahan Gambut Jadi Kebun Melon, Petani Siak Buktikan Gambut Bisa Produktif
Dayun–Hamparan lahan gambut yang selama ini identik dengan kawasan rawan k.
uIPARI dan Komunitas Pecinta Lingkungan Gelar Penghijauan Ekoteologi di Salo, Bupati Kampar Ajak Wariskan Alam yang Lestari
SALO, – Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Kampar bersama Komunitas.
Dihari Harkopnas Ke-79, Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar Komitmen Memperkuat Ekonomi Rakyat Berbasis Koperasi
Bangkinang Kota - Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos, MT pimpin Apel Pagi dalam rangka Hari Kope.
BBKSDA Riau Pasang Jebakan Harimau di Pelalawan
Pekanbaru - Setelah menewaskan seorang bocah berusia 12 tahun, keganasan Ha.
Wabup Kampar Buka Pelatihan Tata Kelola Pokdarwis Tahun 2026, Dorong Pengembangan Potensi Wisata di Kab. Kampar
Bangkinang Kota – Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., secara resmi membuka.
Manisnya Dana Desa di Siak, Sukses Panen Melon Premium, Kampung Buantan Besar Cetak PAD Mandiri
SIAK – Suasana ceria menyelimuti Perkebunan Agro Siak Farm di Kampung.




.jpeg)

.jpeg)
