pilihan +INDEKS
Sulap Lahan Gambut Jadi Kebun Melon, Petani Siak Buktikan Gambut Bisa Produktif
Dayun–Hamparan lahan gambut yang selama ini identik dengan kawasan rawan kebakaran kini menunjukkan wajah baru. Kelompok Tani Cemerlang di Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, berhasil membudidayakan melon berkualitas di lahan gambut berkedalaman lebih dari lima meter.
Tak hanya melon, para petani juga mengembangkan mentimun dan semangka melalui sistem tumpang sari. Keberhasilan ini membuktikan lahan gambut dapat menjadi sentra hortikultura jika dikelola dengan teknik budidaya yang tepat.
Bupati Siak Afni yang menghadiri panen perdana mengapresiasi inovasi para petani. Menurutnya, karakter lahan bukan menjadi hambatan selama pengelolaannya dilakukan secara serius dan ramah lingkungan.
"Lahan gambut tidak boleh dibakar. Justru dengan dimanfaatkan untuk pertanian, lahan menjadi lebih terkelola sekaligus membantu mencegah kebakaran hutan dan lahan," ujarnya, Rabu (15/7/2026).
Pemerintah Kabupaten Siak juga menyatakan siap mendukung pengembangan pertanian gambut melalui bantuan alat dan mesin pertanian sesuai kebutuhan kelompok tani.
Anggota Kelompok Tani Cemerlang, Yusuf, mengatakan kunci keberhasilan budidaya terletak pada pengelolaan tingkat keasaman tanah menggunakan dolomit, sehingga tanaman mampu menyerap nutrisi secara optimal dengan penggunaan pupuk kimia yang relatif minim.
Saat ini kelompok tani membudidayakan sekitar 250 batang melon, 300 batang mentimun, dan 600 batang semangka. Menurut Yusuf, tanaman merambat lebih cocok ditanam di lahan gambut karena kondisi tanah yang lembap dan mampu menyimpan air lebih lama.
Selain menghasilkan komoditas pertanian, kelompok tani juga membangun embung sebagai cadangan air untuk irigasi sekaligus mendukung upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa lahan gambut tidak hanya memiliki fungsi ekologis, tetapi juga berpotensi menjadi sumber pangan dan ekonomi baru melalui pertanian hortikultura yang produktif dan berkelanjutan.
Berita Lainnya +INDEKS
uIPARI dan Komunitas Pecinta Lingkungan Gelar Penghijauan Ekoteologi di Salo, Bupati Kampar Ajak Wariskan Alam yang Lestari
SALO, – Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Kampar bersama Komunitas.
Dihari Harkopnas Ke-79, Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar Komitmen Memperkuat Ekonomi Rakyat Berbasis Koperasi
Bangkinang Kota - Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos, MT pimpin Apel Pagi dalam rangka Hari Kope.
BBKSDA Riau Pasang Jebakan Harimau di Pelalawan
Pekanbaru - Setelah menewaskan seorang bocah berusia 12 tahun, keganasan Ha.
Wabup Kampar Buka Pelatihan Tata Kelola Pokdarwis Tahun 2026, Dorong Pengembangan Potensi Wisata di Kab. Kampar
Bangkinang Kota – Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., secara resmi membuka.
Manisnya Dana Desa di Siak, Sukses Panen Melon Premium, Kampung Buantan Besar Cetak PAD Mandiri
SIAK – Suasana ceria menyelimuti Perkebunan Agro Siak Farm di Kampung.
Menuju MTQ Riau 2026, Pemkab Kampar Perkuat Pembinaan Kafilah dan Peserta
KAMPAR – Wakil Bupati, Misharti, menegaskan pentingnya kesiapan yang matang dan koordinasi .



.jpeg)

.jpeg)

